Pasca sukses di sektor pertanian lewat program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), ekspansi bisnis PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) kini merambah ke sektor peternakan. Hari ini, Selasa 16 Agustus 2022, Bank NTT menandatangani MoU tentang pengembangan ekosistem peternakan bersama mitra terkait. Dalam ekosistem ini, Bank NTT berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi NTT dan stake holder terkait untuk membuka akses modal untuk para peternak lewat skim Kredit Merdeka.
Kepala Dinas Peternakan Yohana Lisapaly mengatakan, maksud dan tujuan kerja sama yang dibangun dengan Bank NTT, adalah agar Bank NTT turut serta membiayai pengembangan ekosistem peternakan melalui fasilitas kredit Mikro Merdeka. “Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk memberikan dukungan akses pembiayaan oleh lembaga perbankan dalam hal ini Bank NTT, melalui penggemukan Sapi potong menuju petani ternak mandiri,” kata Yohana Lisapaly dalam laporannya kepada Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Selain bekerja sama dengan Bank NTT, pihaknya juga berkolaborasi dengan Korem 161 Wirasakti Kupang untuk menjaga keamanan usaha petani ternak, dan lembaga penjamin, untuk keberlangsungan usaha dan akses pasar yang kompetitif.
Baca Selengkapnya