Tidak lama lagi Bank NTT bisa menjadi bank devisa. Semua persyaratan untuk menjadi bank devisa sudah dipenuhi Bank NTT dan siap diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Secara internal, segala proses memastikan pemenuhan syarat dari OJK sudah kita penuhi dan sudah kita serahkan ke OJK, baik itu dari sisi SDM, aktivitas, SOP, IT dan operasional hingga mitigasi rIsikonya,” kata Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Alex Riwu Kaho, sebagaimana dirilis dari kupang-tribunnews.com, Sabtu (15/7/2023). Semua syarat yang ada sebelum diserahkan ke OJK, kata Alex, terlebih dahulu dilakukan pengecekan ulang secara lebih detail guna memastikan kesiapan. Kini Bank NTT menunggu hasil verifikasi dari OJK. Jika semua proses ini lancar, kata Alex, dalam tahun ini izin tersebut bisa didapat Bank NTT. Hal ini juga untuk menyesuaikan dengan perkembangan ekonomi masyarakat yang mulai bergeliat. Seperti di Kabupaten Belu yang sudah melakukan skema ekspor holtikultura ke luar negeri. Menurutnya, dengan ada bank devisa ini bisa berkontribusi dalam mata rantai pengiriman barang dari NTT. Sebab, selama ini banyak pengiriman barang dari NTT menggunakan bea cukai milik provinsi lain. Padahal NTT sendiri mempunyai infrastruktur dasar seperti pelabuhan laut yang bisa digunakan.
Baca Selengkapnya