• L
  • O
  • A
  • D
  • I
  • N
  • G
Tutup
Mau Cari Apa Hari ini
Gubernur VBL Panen Jagung, Petani Untung Belasan Juta Rupiah Langsung Masuk Rekening Bank NTT
16 April 2023 10:14
0
0
80

Sejumlah petani di Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sukses meraup untung puluhan jutaan rupiah dari hasil tanam jagung. Capaian para petani ini, tidak terlepas dari program TJPS pola kemitraan yang dicanangkan oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat lewat skema kerja sama Pemprov NTT, Bank NTT dan Offtaker. Pantauan KORANNTT.COM Sabtu 15 April 2023, jagung milik para petani dipanen secara simbolis oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lucky F. Koli, Kadis Pendidikan Provinsi NTT Linus Lusi, Karo Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Prisila Parera, serta para staf khusus Gubernur NTT. Hasil panen jagung sekitar 15 ton dari para petani, langsung dibeli oleh Offtaker dengan harga Rp4.500 per kilogram, dan langsung dibayar di lokasi. Para petani pun langsung bertransaksi dengan offtaker dan menerima uang yang jumlahnya variatif, mulai dari Rp8 Juta hingga Rp16 Juta dalam bentuk buku tabungan Bank NTT, yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho.

Markus Nesimnasi selaku Ketua Kelompok Tani Sonmesi dalam testimoninya, mengaku puas dengan program TJPS pola kemitraan yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi NTT bersama Bank NTT dan Offtaker. “Karena kami didampingi, sehingga sebelumnya dalam setahun kami hanya panen 2 atau 3 ton, tapi kali ini kami bisa panen 6 hingga 7 ton,” ujar Nesimnasi. Ia menyampaikan, pihaknya membutuhkan traktor untuk pengelolaan lahan. Pasalnya dengan bantuan traktor, mereka lebih mudah mengolah lahan, dan hasilnya pun lebih maksimal. Dikatakan Nesimnasi, total anggota kelompoknya berjumlah 11 orang, dan mereka mengelolah 10 hektar lahan tanaman jagung. Dari 10 hektar lahan, pihaknya baru menjual jagung hasil panen dari 0,5 hektar, sehingga keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp8 Juta, setelah dipotong pinjaman Kredit Merdeka Bank NTT. Nesimnasi menambahkan, uang hasil keuntungan akan digunakan untuk membeli dan mengembangkan ternak Sapi. “Uang yang ada akan kami gunakan untuk membeli 2 ekor Sapi, sehingga kami bisa kembangkan dengan memanfaatkan batang jagung,” tandasnya. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Nixon Balukh dalam laporannya mengatakan, Realisasi Tanam Jagung NTT Tahun 2022 seluas 289.970 hektar. Untuk Kabupaten TTS sendiri yang terealisasi adalah seluas 74.281 hektar.

Baca Selengkapnya

Anda suka berita ini ?
Berita Terkait
Kumpulan Berita Terkait
Bank NTT Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia | Bank NTT merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan
Copyrights © 2025 Bank Nusa Tenggara Timur