Program unggulangan Pemerintah Provinsi NTT dibawah pimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub Josef Nae Soi, salah satunya adalah Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan. Disebut Pola Kemitraan karena sejumlah unsur penting terlibat langsung bersama wirausahawan baru (petani) yaitu Bank NTT dan perusahaan oftaker. “Dari awal program ini digulirkan, yang terlibat aktif dalam ekosistem pembiayaan para wirausahawan baru di desa-desa adalah Bank NTT. Saya setiap kali ke lapangan selalu sama-sama dengan pak Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho. Beliau juga sampai masuk ke pelosok-pelosok desa. Dan, saya belum pernah menemukan diraktur Bank yang seperti beliau yang menyelami betul kondisi masyarakat,” sebut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi NTT, Lecky F Koli kepada SelatanIndonesia.com, Jumat (3/3/2023). Menurut Kadis Lecky F. Koli, Dirut Bank NTT jika ke lapangan tidak hanya melihat TJPS. Jika ditemukan ada potensi-potensi komoditas atau kebutuhan aktifitas ekonomi masyarakat di desa-desa, langsung mengambil kebijakan-kebijakan sesuai dengan kewenangannya untuk mengintervensi. “Terbukti, banyak sekali penetrasi Bank NTT masuk ke desa-desa, pelosok-pelosok bahkan daerah-daerah yang tidak pernah dijangkau. Beliau bisa buat kebijakan-kebijakan disana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan,” sebutnya.
Baca Selengkapnya