Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank NTT turut memberi andil dalam mempercantik dan mendukung program Pemda Belu dalam menata kota Atambua, sebagai kota perbatasan di Kabupaten Belu, Indonesia dan Timor Leste. Bupati Belu dr.Agustinus Taolin memuji Bank NTT karena melalui CSR dan juga deviden atas penyertaan modal dari Pemkab Belu di Bank milik pemerintah daerah itu maka beberapa pembiayaan program pemerintah daerah kabupaten Belu dalam aspek penataan kota dapat terlaksana dengan baik. Untuk itulah atas nama pemerintah dan masyrakat Kabupaten Belu, dokter Agus menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama Bank NTT Alekx Riwu Kaho dan jajaran direksi juga manajemen Bank NTT Cabang Atambua. “Terimakasih kepada Bank NTT atas semua bantuan, semua kebaikan dan kepeduliannya. Tahun ini kita mendapatkan CSR untuk memperbaiki taman-taman kota disini, ada simpang lima dan beberapa lainnya,” kata Taolin.
Apresiasi Bupati Belu itu disampaikan pada acara Rapat Koordinasi Pamong Praja sekaligus Sosialisasi dan Persiapan Sistem Keuangan Desa terintegrasi Cash Management System (CMS) Bank NTT di Ballroom Hotel Matahari-Atambua, Senin (30/1) Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho serta sejumlah undangan. Dikatakan Pemda Belu menjadi satu dari 10 besar pemerintah daerah di Provinsi NTT yang memberikan perhatian khusus pada bank daerah itu melalui saham atau penyertaan modal. “Dan satu hal, saya sampaikan dimana-mana, bahwa Bank NTT ini milik kita bersama. Dan setiap tahun kita masukkan modal bersama dan kita termasuk 10 besar kabupaten yang memiliki modal di Bank NTT,”tegas Taolin.
Baca Selengkpanya